Kamis, 03 Maret 2016

CERITA 365 HARI



Tiga maret 2015 dan hari ini.. hari ke 365 aku melewati hari demi hari bersama seorang pria yang hingga saat ini masi setia disampingku, mendampingi, menemani, membimbing, menuntun ke arah yang lebih baik. Sosok pria yang memiliki umur 3 tahun lebih tua dariku ini sangat tau dan paham seperti apa menghadapi sikapku yang egois dan masi kekanak-kanakan ini, sabar dalam menuntunku untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
365 hari yang lalu, aku merasakan hidupku kembali berwarna setelah sekian kalinya warna itu redup seakan tak punya harapan untuk kembali berwarna, tapi 365 hari yang lalu kehadiran pria ini mengubah hidupku, merubah kusam menjadi warna yang cerah, memberi sebuah rasa manis pahit dalam hubungan percintaan.
Bersamanya aku merasa masuk kesebuah dunia baru, keluar dari zona aman yang selama ini aku tempati, masuk ke sebuah zona dimana aku harus tau dan paham akan sebuah resiko, resiko mencintai dan resiko dalam menjalin sebuah hubungan. Aku belajar menghadapi diriku sendiri, aku belajar sabar, aku belajar apa itu ketulusan, aku seperti berada di dalam tuntunan seorang pria yang tepat, bertanggung jawab, dan setia dengan wanita yang telah menjadi pilihannya.
Dia bukan lah sosok pria yang aku dambakan dalam khayalan kecilku, dia bukan pria yang sempurna, tapi sungguh dia telah memberikan kesempurnaan cinta dalam setiap kekurangan yang ia miliki, ketulusan yang ia miliki membuat aku menjadikan dia satu-satunya pria yang menghuni tahta tertinggi dalam kerajaan cinta di hatiku.
Aku bahagia...... melewati hari-hari bersamamu, aku bahagia dengan kisah yang kau torehkan pada kertas putih hatiku, aku bahagia berada dalam pelukanmu, aku bahagia di rangkul dengan cintamu untuk mencapai kedewasaan dalam diriku, aku sangat bahagia memiliki pria seperti mu, saat ini dan entah sampai kapan tak seorang pun yang bisa menggantikan tahta mu dalam kerajaan hatiku. You’re the one and only.
Hari ini untuk pertama kalinya dalam hidupku aku mendapat kesempatan untuk mengatakan “happy anniversary sayang” kalimat yang aku pikir tidak akan pernah aku ucapkan kepada siapapun, dan hari ini Allah memberikan aku sebuah kesempatam untuk dapat merasakan arti dari kalimat itu.
Sayang... berjanjilah akan tetap menjadi pria yang aku temui 365 hari yang lalu, tetaplah menjadi penuntun dalam kehidupan ku sampai batas waktu yang tak di tentukan, berdoa lah kepada pencipta untuk sebuah hubungan yang baik.
            Terimakasih untuk semua yang telah kamu lakukan untukku, terimakasih telah manjadi bagian dalam hidupku, aku sangat bahagia dengah 365 hari yang telah kamu berikan untukku... 


                                                                                     
Happy anniverssary 1 year my dear
I LOVE YOU SO MUCH
Hidayat Refan Kirana

Jumat, 19 Juli 2013

Surat untuk nakoda ku




Hai nakoda,,,,,
 Apa kamu tau ada seorang wanita disini yang menginginkan kamu, ingin ada kamu ingin bersama kamu dan ingin memilikimu, tapi sayang wanita ini bukan orang yang terlihat olehmu saat ini kapten.
Wanita yang hanya bisa mengagumi mu di balik seragam pelayaranmu itu, wanita ini hanya bisa diam saat tahu bahwa dirimu bukan lagi orang yang pantas di harapkan karena kamu telah terjamah oleh wanita lain, seperti pelabuhan aku pun ingin di singgahi oleh kapalmu, seperti ombak aku pun ingin terhempas di hatimu, aku ingin ada pertemuan kedua di antara kita untuk meyakini apa yang aku rasakan saat ini, karena setelah pertemuan pertama dan tatapan pertama mu itu kamu tidak pernah hilang dari ingatan ku, wanita ini bukan wanita yang kau harapkan saat ini mungkin wanita ini adalah yang kau harapkan dimasa depan.
Wanita yang mencintaimu ini ingin mengutarakan sebuah kata cinta yang sederhana tapi jika kamu merasakan kesederhanaan ini kamu akan hanyut dengan makna yang sesungguh nya ada dalam hati.
Laut yang luas dan pantai yang ribut dengan gelombangnya seakan menjadi saksi bisu bagaimana aku merenungi perasaan ini di atas sebuah kayu tua yang melintang di pinggir pantai, sedih ketika menyadari kita berada di kota yang sama tapi aku tak pernah lagi melihatmu, kamu dan wanita itu adalah pasangan yang buruk aku tidak ingin kan keabadian bersama kalian, aku ingin nakoda ku berada disamping ku sebagai penopang  hidup ku dan berada di depan sebagai imam dalam hidup ku.
Kesederhanaan cinta yang aku miliki bukan hanya untuk aku tapi aku ingin kamu memiliki ini juga untuk ku bukan untuk wanita yang bersama mu itu.
Sadarlah nakoda ku buka matamu kapten, aku ingin menjadi wanita  yang menanti kapal mu di pinggir dermaga, aku ingin menjadi wanita yang melepas kepergian berlayarmu, aku ingin menjadi satu-satunya dan terakhir aku ingin mati di pangkuan mu dan hidup selalu di hatimu.
Besok lusa atau entah kapan pun, aku tetap akan disini menunggu mu menjemput ku bersama seperangkat alat sholat J

The chance about forever

Mencintaimu secara diam-diam itu rasanya hampa,

Ingin senang tidak tau karena apa

Ingin sedih pun tidak tau karena apa

Cinta ini tidak seperti cinta yang ke banyakan

Cinta ini bisu, cinta ini tuli !!

Aku tak pernah tau kamu dimana,

Kamu dengan siapa, kamu sedang apa

Yang ku tau nama mu selalu hadir dalam doa ku

Untuk berjumpa dengan sangat mudah,

Hanya saja waktu tidak pernah memberi kesempatan itu

Tempat-tempat yang biasanya mempertemukan kita

adalah saksi bisu bagaimana desir darahku mengalir cepat

seketika aku melihat senyuman mu.

Tapi seperti biasa, kamu tidak pernah menyadari kehadiran ku,

Senyuman mu itu tertuju kepada seorang wanita tua

Yang sedang melayani mu dengan mesin fotocopy nya

Aku yang saat itu berdiri di persimpangan jalan

Hanya bisa tersenyum kecil menikmati kehadiranmu di depan mata ku.

Setiap melihatmu yang terbayang oleh ku adalah nasib,

Nasib yang sudah pasti tidak akan menyatukan kita,

Bagaimana bisa bersatu kamu saja tak pernah tau isi hatiku

Kalaupun nanti kamu tau, kamu belum tentu membalasnya

Atau bahkan tidak memperdulikannya

Dan kalaupun kemustahilan itu menjadi kenyataan

Tetap saja cinta kita tidak bisa bersatu

Karena kita terlahir di dalam suku yang sama

Dan kita hidup di kalangan matrilineal,

Cinta kita terlarang, karena aku dan kamu adalah saudara

Yaaah begitulah adat istiadat di tanah kelahiran kita.

Aku terpaksa diam dan menyimpan rapat semua yang aku rasakan

Aku tahu percis, tuhanku tidak akan membiar kan aku selalu bersedih

Dalam situasi seperti ini.